Pada hari itu Minggu, 8 Juli 2018 saya berangkat ke Kampung Inggris. Kampung inggris yang terkenal dengan budaya berkomunikasi dengan bahasa inggris. Meskipun cara komunikasi dengan bahasa inggris bukan berarti penduduknya berasal dari inggris looo. Bahasa Inggris yang dominan menjadi bahasa dalam berkomunikasi, juga bukan merupakan bentuk tidak menghargai bahasa indonesia atau bersikap ke-baratan. Namun, penduduk kampung inggris yang didominasi oleh pelajar dan atau mahasiswa tersebut berusaha meningkatkan kecakapan berbahasa inggrisnya, dengan cara membiasakan diri untuk berkomunikasi dengan bahasa inggris.
Kota Malang tidaklah jauh jaraknya dengan Kota Kediri. Kedua Kota tersebut bagaikan jakarta ke bekasi yang bisa ditempuh menggukan jalur darat. Karena, jarak yang tidak jauh membuat banyak pelajar dan atau mahasiswa dari Kota Malang yang mengunjungi kampus inggris untuk belajar bahasa inggris atau hanya sekedar mampir untuk melihat suasana kampung inggris dari dekat untuk menghilangkan rasa penasaran. Kota kediri bila ditempuh lewat jalur darat dari Kota Malang kurang lebih selama dua jam perjalanan. Kemudian pilihan transportasi yang dapat dipakai bisa motor atau mobil, dan jika ingin memakai transportasi umum bisa menggunakan bus antar kota dengan membayar lima belas ribu rupiah. Perjalanan darat yang akan ditempuh melewati kota batu dan terus ke barat sampai melewati gunung.
Bagi pengguna Bus yang menuju ke kampung inggris sebaiknya memilih yang masih banyak bangku kosongnya, supaya tidak berdiri selama perjalanan menuju ke sana. Selain itu, penting juga untuk menyesuaikan barang bawaan, sebab ukuran bus yang kecil membuat muatan juga terbatas. Fasilitas bus juga bermacam-macam, ada yang dilengkapi ac dan juga tidak. Kemudian, bagi pengguna transportasi darat akan dimanjakan oleh pemandangan yang elok selama perjalanan. Perjalanaan kurang lebih dua jam itu akan terasa cepat berlalu, karena pandangan kita yang selalu memperhatikan kiri dan kanan lewat jendela bus. Selain itu, udara sejuk dan dingin khas pegunungan juga sangat terasa selama perjalanan, yang mana membuat tubuh terasa sejuk meski di dalam bus kita duduk berhimpitan dengan penumpang lainnya.
Perjalanan singkat lewat jalur darat teraebut akan berlanjut ke pedesaan hingga kampung inggris. Sebelum tiba di kampung inggris, daerah sebelumnya bukanlah perkotaan tapi masih pedesaan yang agak ramai aktivitas. Faktor pedesaan menjadi agak ramai dan banyak dilalui kendaraan bermotor karena faktor pendatang yang belajar bahasa inggris di kampung inggris. Maka, agak terkesan aneh bila memikirkan pedesaan yang kondisi jalanannya ramai lalu-lalang kendaraan bermotor.
Selanjutnya, pemberhentian bus antar kota setibanya di Pare yaitu di terminal yang masih di wilayah Pare yang lokasinya pas di depan pom bensin. Selain berhenti di terminal, kita juga bisa berhenti di dekat lampu rambu-rambu lalu lintas. Kita berhenti bukan berarti langsung di tempat pemukiman atau di kampung inggris, melainkan masih sekitar satu kilometer lagi, maka untuk menuju kesana kita bisa pesan ojek online atau naik becak.
Berdasarkan pengalaman saya ke kampung inggris, saya turun di dekat rambu-rambu lalu lintas kemudian memesan ojek online lalu mengatur lokasi penjemputan di jarak kurang lebih seratus meter ke timur dari rambu-rambu lalu lintas, maka dari itu saya harus berjalan sedikit ke arah timur ( zona merahnya ojek online ). Setibanya saya di lokasi penjemputan, saya bilang kepada driver untuk menurunkan saya di Test English School.
Masih terasa agak lelah, sebab perjalanan dengan posisi berhimpitan di dalam bus membuat saya ingin segera memperoleh tempat untuk istirahat. Sehingga, setibanya saya di Test English School, sesegera mungkin saya mengurus biaya administrasi untuk program belajar bahasa inggris selama satu bulan sejak juli spai agustus 2018. Kendati tubuh ini lelah, sebelumnya harus tes kemampuan toefl dulu untuk mengukur seberapa sanggup saya untuk mengikuti program yang telah dibuat. Tes digunakan untuk mengklasifikasikan kemampuan berbahasa inggris yang nantinya dibagi ke dalam kelas yang berbeda pula. Satu jam saya telah mengerjakan soal pilihan ganda, kemudian tugas tutor untuk mengklasifikasikan. Kemudian untuk mempercepat saya beristirahat, diantarlah saya menuju dorminatory putra.
~masih berlanjut~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar